Friday, June 24, 2011

H-3

السلام عليكم

Entry
ini kado ulang tahun untuk saya sendiri :b saya benci ulang tahun! Di tulis dalam bahasa Indonesia agar segenap rakyat Indonesia memahami point of view saya. Ini H-3, sebenarnya kemarin sudah ada entry, salahnya saya ketik di handphone, dan handphone saya baru saya install ulang –“ hilang seketika.

Entry kemarin itu sangat dramatis dan lengkap, sayang raib –“

Tidak apa-apa, saya orang yg tawakkal (: meskipun labil, saya orang yg hampir tak pernah complain pada Tuhan.

Ini cerita setahun terakhir ini, saya ingat sekali tahun lalu sangat tidak menyenangkan. Mungkin tepat hari ini atau 2 hari lalu, setahun lalu, saya putus dari pacar terbaik di dunia (: dan mami cuma bilang,”try to find someone better..” dengan ekspresi datar (: mami akan sidang thesis bulan depan, insyaAllah.

Setahun lalu, di hari ulang tahun saya, saya pergi ke Surabaya sendiri, naik bus. Itu beberapa hari setelah putus dari pacar, dan dia tak bilang apa pun di hari ulang tahun itu, hanya sekitar 6 panggilan tak terjawab (: maaf, silent mode, tahun ini tidak lagi, semacam menghargai orang-orang yg punya atensi pada ulang tahun saya, meskipun saya sendiri tidak.

Setahun lalu, itu hari yg sedih. Sampai di Surabaya hanya ada ibu Sri, penjaga kos. Di hari ulang tahun itu, seperti biasa, saya menghibur diri sendiri. Saya balas semua wall ucapan selamat ulang tahun di FB. Saya orang yg acuh sebenarnya, dan kurang atensi pada orang lain. Itu buruk, jangan ditiru!

Baru-baru ini saja saya mulai belajar tentang attention, itu kata yang penting (: saya dikelilingi orang-orang yang sayang dan perhatian pada saya waktu itu, sayang saya tak tau terimakasih. Me review semua kurang saya, saya sadar masalah utama saya adalah diri saya sendiri, bukan orang lain.

Jika pernah berkunjung kesini, mungkin pernah membaca entry “I need a guidance”. Tuhan sedang membimbing saya saat ini, menyodorkan cermin, menyuruh saya melihat diri sendiri, diri sendiri saja dulu. Saya pandangi cermin itu, disana ada gadis 21 tahun yg biasa dimanja ibunya dan dimarahi ayahnya karena masih manja, iya, masih sering dimarahi, anak kecil.

Figur ayah ada di mantan pacar, pacar terbaik di dunia, yg kalau diminta putus langsung ada di depan rumah, tak peduli jarak dan waktu *efek (drama). Iya, ini serius, dia itu suka bolak-balik demi saya. Heheh, sayang sayanya biasa aja, saya memang pacar paling buruk di galaxy (:

Review dia sebentar, dia memang baik, tapi bukan yg terbaik. Saya sudah sampai final dengannya, insyaAllah. Tapi dari dia saya belajar atensi, sadar kalau saya bukan pribadi yg baik. Mungkin memang harus lewat dia saya sadar, jodoh itu sepadan. Saya tempramen sekali dulu, lalu dia datang dengan sikap dan sifat yg lebih mengerikan *efek lagi (drama). Saya seperti bercermin, saya seperti diberitau sesuatu yg selama ini orang-orang disekeliling saya sembunyikan karena tidak ingin menyakiti perasaan saya. Heheh, kalian salah, asal caranya benar, saya tidak marah kalau dikritik. Sejak saat itu, saya sungguh mencoba untuk tau diri.

Ini H-3, ini pengulangan :b ini H-3. Seharusnya setiap orang gelisah setiap mereka ulang tahun. Me review apa yg berbeda dari tahun lalu, buat saya, bodoh saja kalau masih sama setiap tahunnya. Ada apa? Pesta? Guys, itu sungguh useless. Berpestalah kalau memang ada perbaikan dalam diri dan hidupmu, semacam belanjalah pakaian asal tetap ber zakat dan sodaqoh. Saya berhutang pada seorang sahabat dan aunty untuk pengetahuan zakat ini (:

Saya 21 tahun, sedang menghitung hari menuju 22 tahun yg sepertinya indah. Seperti handphone saya yg direstart ulang, hidup saya akan saya restart. Seharusnya memang begitu, karena ada masanya manusia khilaf dan lupa apa saja yg sudang dimasukkan “daftar perbaikan”.
Harusnya manusia sedih setiap ulang tahun, disamping mereka bahagia karena umur banyak menunjukkan Tuhan memberi mereka banyak kesempatan. Tapi ini, yg sedang saya bicarakan ini, ini tentang bagaimana menggunakan kesempatan itu (: bagaimana menyelaraskan pola pikir saya ini dengan action. Ini sulit.

Saya sering memandang ayah atau ibu saya secara tak sengaja. Mereka menua, dan saya anak pertama. Saya sulung dari 3 bersaudara yg semuanya perempuan, tapi paling manja. Buruk, jangan ditiru!

Mungkin saya memang mandiri dalam beberapa hal, tapi manja dalam banyak hal. Saya kadang prefer diri saya sewaktu di Surabaya. Saya pergi kemana-mana sendiri, tak ada teman belanja tak masalah. Beberapa orang geleng-geleng, yang lain maklum. Saya tak ingat mulai kapan, tapi saya benar-benar sering sendiri. While selama di Kediri, kerjaan saya hanya main kesana kemari bersama teman-teman, anak durhaka.

Ini masih H-3, pengulangan ; H-3. Saya sangat berharap setelah 27 Juni besok akan ada pribadi yg lebih baik dari hari ini, dan semakin baik ke depannya. Ini akan jadi kado yg precious kalau Tuhan sudi membantu saya memperbaiki diri, Tuhan bicara padamu melalui tiap-tiap kejadian. Bohong kalau saya bilang Tuhan tak pernah menyapa saya. Dia says “hi” tiap subuh, membangunkan dan minta saya menghadap dan bicara sebentar. Dia mengucapkan selamat tidur setelah isya’ atau shalat malam. Dia memberi kesempatan untuk make a wish tentang rizki atau mungkin jodoh saat duha. Dia ada dalam setiap hari saya, sayang kadang saya ini acuh tak karuan. Manusia.

Setahun terakhir ini saya merasa mengenal Tuhan dengan baik, melalui apa pun dan siapa pun yg saya temui. Semua pertemuan di dunia ini adalah jodoh, dan saya tak pernah menyesalinya. Hidup ini indah-indah saja sebenarnya kalau ada syukur. Jujur, saya bukan orang yg ambisius kalau mau mengenal saya. Cita-cita saya sederhana, kalau diijinkan, setelah lulus kuliah S1 ini saya ingin tinggal di Kediri saja. Saya buang jauh-jauh cita-cita ke luar negeri, atau kerja di kota besar. Ayah saya sakit jantung, ibu saya menua. Selama ini saya kurang berguna di rumah ini, saya hanya peduli pada diri sendiri. Jangan ditiru!

Bukan maksud saya menjelek-jelekkan diri sendiri disini, maksud saya lain. Ini demi kemaslahatan umat *mulai (drama). Ada teman saya menjuluki saya dengan julukan panjang ; tara miss honeybee supershopaholic ; the drama queen. Iya, memang. Pasti miss honeybee diambil karna saya manis *mulai (congkak). Super shopaholic karna setiap mampir toko, ada saja yg saya beli. The drama queen, pasti karna selalu mendramatisir. Maaf, ini bakat dari lahir (: ini berkah.

Saya hanya ingin orang-orang tau kalau saya bukan sok paling OK. Mungkin saya kadang being rude, tapi itu disebut “khilaf”. Saya manusia biasa, sangat biasa, yg suka tampil luar biasa :b tampilan, ini masalahnya, tampilan itu kadang tak berarti tanpa isi yg penuh arti (: saya merasa saya tak berarti sekarang.

Ini H-3, repetition. Itu ayah saya, sedang berpikir kalau saya sedang mengetik chapter III skripsi :b jadi ini bersambung, sebelum evdo di rampas dari tangan ababil. Semoga setiap hari semakin baik (:

>>> to be continued




*written by miss Tara Filliana 3 days before her 22th birthday

No comments:

Post a Comment

Friday, June 24, 2011

H-3

السلام عليكم

Entry
ini kado ulang tahun untuk saya sendiri :b saya benci ulang tahun! Di tulis dalam bahasa Indonesia agar segenap rakyat Indonesia memahami point of view saya. Ini H-3, sebenarnya kemarin sudah ada entry, salahnya saya ketik di handphone, dan handphone saya baru saya install ulang –“ hilang seketika.

Entry kemarin itu sangat dramatis dan lengkap, sayang raib –“

Tidak apa-apa, saya orang yg tawakkal (: meskipun labil, saya orang yg hampir tak pernah complain pada Tuhan.

Ini cerita setahun terakhir ini, saya ingat sekali tahun lalu sangat tidak menyenangkan. Mungkin tepat hari ini atau 2 hari lalu, setahun lalu, saya putus dari pacar terbaik di dunia (: dan mami cuma bilang,”try to find someone better..” dengan ekspresi datar (: mami akan sidang thesis bulan depan, insyaAllah.

Setahun lalu, di hari ulang tahun saya, saya pergi ke Surabaya sendiri, naik bus. Itu beberapa hari setelah putus dari pacar, dan dia tak bilang apa pun di hari ulang tahun itu, hanya sekitar 6 panggilan tak terjawab (: maaf, silent mode, tahun ini tidak lagi, semacam menghargai orang-orang yg punya atensi pada ulang tahun saya, meskipun saya sendiri tidak.

Setahun lalu, itu hari yg sedih. Sampai di Surabaya hanya ada ibu Sri, penjaga kos. Di hari ulang tahun itu, seperti biasa, saya menghibur diri sendiri. Saya balas semua wall ucapan selamat ulang tahun di FB. Saya orang yg acuh sebenarnya, dan kurang atensi pada orang lain. Itu buruk, jangan ditiru!

Baru-baru ini saja saya mulai belajar tentang attention, itu kata yang penting (: saya dikelilingi orang-orang yang sayang dan perhatian pada saya waktu itu, sayang saya tak tau terimakasih. Me review semua kurang saya, saya sadar masalah utama saya adalah diri saya sendiri, bukan orang lain.

Jika pernah berkunjung kesini, mungkin pernah membaca entry “I need a guidance”. Tuhan sedang membimbing saya saat ini, menyodorkan cermin, menyuruh saya melihat diri sendiri, diri sendiri saja dulu. Saya pandangi cermin itu, disana ada gadis 21 tahun yg biasa dimanja ibunya dan dimarahi ayahnya karena masih manja, iya, masih sering dimarahi, anak kecil.

Figur ayah ada di mantan pacar, pacar terbaik di dunia, yg kalau diminta putus langsung ada di depan rumah, tak peduli jarak dan waktu *efek (drama). Iya, ini serius, dia itu suka bolak-balik demi saya. Heheh, sayang sayanya biasa aja, saya memang pacar paling buruk di galaxy (:

Review dia sebentar, dia memang baik, tapi bukan yg terbaik. Saya sudah sampai final dengannya, insyaAllah. Tapi dari dia saya belajar atensi, sadar kalau saya bukan pribadi yg baik. Mungkin memang harus lewat dia saya sadar, jodoh itu sepadan. Saya tempramen sekali dulu, lalu dia datang dengan sikap dan sifat yg lebih mengerikan *efek lagi (drama). Saya seperti bercermin, saya seperti diberitau sesuatu yg selama ini orang-orang disekeliling saya sembunyikan karena tidak ingin menyakiti perasaan saya. Heheh, kalian salah, asal caranya benar, saya tidak marah kalau dikritik. Sejak saat itu, saya sungguh mencoba untuk tau diri.

Ini H-3, ini pengulangan :b ini H-3. Seharusnya setiap orang gelisah setiap mereka ulang tahun. Me review apa yg berbeda dari tahun lalu, buat saya, bodoh saja kalau masih sama setiap tahunnya. Ada apa? Pesta? Guys, itu sungguh useless. Berpestalah kalau memang ada perbaikan dalam diri dan hidupmu, semacam belanjalah pakaian asal tetap ber zakat dan sodaqoh. Saya berhutang pada seorang sahabat dan aunty untuk pengetahuan zakat ini (:

Saya 21 tahun, sedang menghitung hari menuju 22 tahun yg sepertinya indah. Seperti handphone saya yg direstart ulang, hidup saya akan saya restart. Seharusnya memang begitu, karena ada masanya manusia khilaf dan lupa apa saja yg sudang dimasukkan “daftar perbaikan”.
Harusnya manusia sedih setiap ulang tahun, disamping mereka bahagia karena umur banyak menunjukkan Tuhan memberi mereka banyak kesempatan. Tapi ini, yg sedang saya bicarakan ini, ini tentang bagaimana menggunakan kesempatan itu (: bagaimana menyelaraskan pola pikir saya ini dengan action. Ini sulit.

Saya sering memandang ayah atau ibu saya secara tak sengaja. Mereka menua, dan saya anak pertama. Saya sulung dari 3 bersaudara yg semuanya perempuan, tapi paling manja. Buruk, jangan ditiru!

Mungkin saya memang mandiri dalam beberapa hal, tapi manja dalam banyak hal. Saya kadang prefer diri saya sewaktu di Surabaya. Saya pergi kemana-mana sendiri, tak ada teman belanja tak masalah. Beberapa orang geleng-geleng, yang lain maklum. Saya tak ingat mulai kapan, tapi saya benar-benar sering sendiri. While selama di Kediri, kerjaan saya hanya main kesana kemari bersama teman-teman, anak durhaka.

Ini masih H-3, pengulangan ; H-3. Saya sangat berharap setelah 27 Juni besok akan ada pribadi yg lebih baik dari hari ini, dan semakin baik ke depannya. Ini akan jadi kado yg precious kalau Tuhan sudi membantu saya memperbaiki diri, Tuhan bicara padamu melalui tiap-tiap kejadian. Bohong kalau saya bilang Tuhan tak pernah menyapa saya. Dia says “hi” tiap subuh, membangunkan dan minta saya menghadap dan bicara sebentar. Dia mengucapkan selamat tidur setelah isya’ atau shalat malam. Dia memberi kesempatan untuk make a wish tentang rizki atau mungkin jodoh saat duha. Dia ada dalam setiap hari saya, sayang kadang saya ini acuh tak karuan. Manusia.

Setahun terakhir ini saya merasa mengenal Tuhan dengan baik, melalui apa pun dan siapa pun yg saya temui. Semua pertemuan di dunia ini adalah jodoh, dan saya tak pernah menyesalinya. Hidup ini indah-indah saja sebenarnya kalau ada syukur. Jujur, saya bukan orang yg ambisius kalau mau mengenal saya. Cita-cita saya sederhana, kalau diijinkan, setelah lulus kuliah S1 ini saya ingin tinggal di Kediri saja. Saya buang jauh-jauh cita-cita ke luar negeri, atau kerja di kota besar. Ayah saya sakit jantung, ibu saya menua. Selama ini saya kurang berguna di rumah ini, saya hanya peduli pada diri sendiri. Jangan ditiru!

Bukan maksud saya menjelek-jelekkan diri sendiri disini, maksud saya lain. Ini demi kemaslahatan umat *mulai (drama). Ada teman saya menjuluki saya dengan julukan panjang ; tara miss honeybee supershopaholic ; the drama queen. Iya, memang. Pasti miss honeybee diambil karna saya manis *mulai (congkak). Super shopaholic karna setiap mampir toko, ada saja yg saya beli. The drama queen, pasti karna selalu mendramatisir. Maaf, ini bakat dari lahir (: ini berkah.

Saya hanya ingin orang-orang tau kalau saya bukan sok paling OK. Mungkin saya kadang being rude, tapi itu disebut “khilaf”. Saya manusia biasa, sangat biasa, yg suka tampil luar biasa :b tampilan, ini masalahnya, tampilan itu kadang tak berarti tanpa isi yg penuh arti (: saya merasa saya tak berarti sekarang.

Ini H-3, repetition. Itu ayah saya, sedang berpikir kalau saya sedang mengetik chapter III skripsi :b jadi ini bersambung, sebelum evdo di rampas dari tangan ababil. Semoga setiap hari semakin baik (:

>>> to be continued




*written by miss Tara Filliana 3 days before her 22th birthday

No comments:

Post a Comment